Aku mengabarkan
Kepada air yang mengalir pelan
Kepada lantunan ayat yang saling bersautan
Aku mengabarkan
Kepada lorong yang bertaut
Kepada angin yang membelai lembut
Aku mengabarkan
Kepada mentari yang beranjak pergi
Juga, kepada malam yang tak kunjung pagi
Dengan penuh keputusasaan,
Aku mengabarkan
Pergi dari seluruh kenangan
Pergi dari teduhnya tatapan
Pergi dari langkah yang dulu pernah beriringan
Pergi dari cerita yang selalu kau senandungkan
Demi rindu yang tak pernah dapat jawaban
Demi kasih yang enggan kau perhatikan
Demi penantian sebuah kebahagiaan di tapak jalan depan
Ku sudahi kisah yang ternyata bukan kita
Dengan puisi bulan November.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar